Terowongan Casablanca

sumber: ccnindonesia.com

info.hallobanua.com - Salah satu cerita rakyat yang tumbuh subur di kalangan masyarakat Indonesia adalah cerita legenda perkotaan atau urban legend. Yang biasanya, kebanyakan berkaitan dengan misteri, horor, bahkan kisah moral.

Menurut penelitian Anas Ahmadi dari Universitas Negeri Surabaya, urban legend menjadi salah satu yang dicakup folklor hantu atau ghostlore. Dalam konteks urban legend, cerita hantu menempati rumah sakit, rumah makan, kampus, pabrik, jembatan, dan mal.

Hal itu ditulis Anas dalam penelitian bertajuk Legenda Hantu Kampus di Surabaya: Kajian Folklor Hantu (Ghostlore) Kontemporer dan diterbitkan dalam buku Folklore Nusantara: Hakikat, Bentuk, dan Fungsi (2013) yang disunting oleh Dr Suwardi Endraswara, M.Hum.

Kisah-kisah misteri urban legend yang masih diingat masyarakat saat ini salah satunya adalah soal hantu kuntilanak merah di terowongan Casablanca.

Terowongan Casablanca

Terowongan yang berlokasi di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, ini merupakan salah satu lokasi yang dianggap angker.

Menurut kisah yang berkembang di masyarakat, tempat ini menjadi lokasi bunuh diri seorang lelaki paruh baya yang tidak diketahui namanya. Ia mati gantung diri menggunakan kain bekas spanduk.

Selain itu, ada juga yang mengatakan bahwa di lokasi terdapat hantu kuntilanak merah. Hantu ini sering mengganggu pengguna jalan.

Kabarnya, pengguna jalan wajib membunyikan klakson sebanyak tiga kali saat melewati terowongan ini. Hal ini bertujuan agar si pengguna jalan tidak mengalami kecelakaan.

Reputasi mistis dari terowongan ini bahkan telah diangkat ke layar lebar dalam film berjudul Terowongan Casablanca (2007).


Mahlan / may

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar

Hallobanua

Follow Instagram Kami Juga Ya