5 Kisah Legenda Urban di Drama Korea yang Sering Muncul

sumber: kincir.com

info.hallobanua.com - Beberapa legenda urban yang pernah muncul di drama korea.

Berikut ini bakalan dibahas beberapa mitologi atau legenda urban yang pernah menginspirasi cerita drama Korea. Kalian yang hobi nonton drakor, pasti udah familier dengan beberapa di antaranya.

1. Goblin ( Dokkaebi )

Goblin dipercaya sebagai salah satu roh yang memiliki kemampuan dan kekuatan yang enggak biasa. Tentu kemampuan dan kekuatan layaknya dewa tersebut juga ditampilkan dalam versi drakor. Dokkaebi memiliki kekuatan supernatural, seperti mampu mengisi kolam dalam semalam bahkan bisa menciptakan daratan. Dia dipercaya dapat mendatangkan keberuntungan, kesehatan, dan umur panjang.

Dokkaebi berasal dari gabungan kata “tot” yang berarti laki-laki dewasa, dan “abi” yang berarti api atau benih. Jika digabungkan, dokkaebi memiliki arti sebagai dewa laki-laki yang mampu menciptakan kekayaan besar. Hal ini pun terlihat pada saat Gong Yoo memainkan karakter Goblin di mana dia mampu membuat emas batangan dalam sekejap

2. Malaikat maut ( Jeoseung saja )

Menurut legenda urban Korea, malaikat maut atau jeoseung saja adalah sosok pembawa pesan dari akhirat dan bertugas membimbing orang yang telah meninggal dunia menuju alam baka. Jeoseung saja kerap digambarkan dengan pakaian hanbok hitam lengkap dengan topi tradisional Korea. Hampir mirip dengan kostum yang dikenakan Lee Dong-wook dalam drama Goblin, yakni dengan mantel hitam panjang dan topi lebar berwarna hitam.

3. Rubah berekor sembilan ( Gumiho )

Gumiho adalah jelmaan siluman rubah berekor sembilan yang dengan paras cantik yang memiliki energi yang kuat. Dalam mitologi Korea, ketika rubah hidup lebih dari 1.000 tahun, dia akan berubah menjadi roh yang dapat berubah bentuk. Biasanya mereka berubah menjadi wanita cantik yang memikat pria untuk menuju kematian mereka.

Untuk bisa mengubah diri, gumiho memiliki beberapa pantangan yang mesti dia lakukan. Seperti pantang memakan daging manusia selama seribu hari, enggak menunjukan bentuk asli kepada manusia, dan enggak mengambil nyawa manusia ataupun hewan. Jika pantangan-pantangan tersebut dilanggar, gumiho akan kehilangan kesempatan untuk menjadi manusia dan akan berubah menjadi iblis selama seribu tahun.

Legenda gumiho ini begitu populer di kalangan masyarakat Korea Selatan. Makanya, enggak heran jika kisah gumiho banyak diangkat dalam drama Korea, seperti My Girlfriend Is a Gumiho (2010), Grudge: The Revolt of Gumiho (2010), serta Tale of the Nine Tailed (2020). Namun, perlu diketahui bahwa gumiho yang dikenal dalam cerita rakyat Korea nyatanya enggak sama dengan gumiho dalam drakor. Dalam mitosnya sendiri, gumiho justru dikenal sebagai makhluk yang jahat.

4. Hantu perawan ( cheonyeo gwishin )

Dalam tradisi Korea, sosok Arang bisa dibilang sebagai cheonyeo gwishin atau hantu perawan, di mana sosoknya akan selalu berkeliaran dan menghantui dengan perasaan marah dan dendam karena belum mencapai tujuannya.

Selain itu, cheonyeo gwishin juga kerap digunakan sebagai taktik untuk memastikan wanita muda agar menikah sesegera mungkin. Karena cheonyeo gwishin akan menghantui orang-orang sekitar (salah satunya wanita-wanita muda) agar hidupnya enggak tenang dan berujung dengan nasib yang sama seperti mereka. Hantu ini pun dikisahkan suka mengganggu pasangan yang baru saja menikah agar pernikahan mereka enggak langgeng.

5. Putri duyung

Sebagian dari kita banyak yang tumbuh dengan kisah-kisah legendaris milik Disney yang menyejukkan hati. Salah satunya seperti cerita putri duyung dalam The Little Mermaid karya Hans Christian Andersen.

Meski kisah putri duyung lebih dikenal berasal dari mitologi Yunani. Namun, dalam mitologi Korea banyak juga, loh, kisah-kisah legenda yang berkaitan dengan putri duyung atau biasa disebut manusia setengah ikan.

Azizah/ may

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar

Hallobanua

Follow Instagram Kami Juga Ya