Demi Internet RI Ngebut, Kominfo Siapkan Satelit Satria-2 dan 3

sumber: detik.com

info.hallobanua.com - Untuk memenuhi kebutuhan akses internet dengan kecepatan ideal, Indonesia memerlukan kapasitas satelit internet hingga 1 Terabyte per second (Tbps). Pemerintah tengah menyiapkan Satelit Republik Indonesia (Satria) generasi ke-2 dan ke-3.

Adapun saat ini, satelit Satria-1 tengah dirakit yang mana sekarang sudah mencapai lebih dari 50% pembuatannya oleh Thales Alenia Space di Prancis.

Satelit internet tersebut akan meluncur menggunakan roket Falcon 9 kepunyaan SpaceX pada pertengahan tahun 2023 dan beroperasi pada November 2023.

Kendati begitu, kapasitas satelit Satria-1 hanya memuat 150 Gbps untuk memancarkan akses internet di 150 ribu titik seluruh pelosok Indonesia. Jumlah kapasitas tersebut masih jauh dari target.

"Kami baru market sounding, kebutuhannya itu hingga 1 Tbps, sedangkan satelit Satria-1 itu 150 Gbps jadi kurang sekitar 850 Gbps lagi," ujar Direktur Utama Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (Bakti) Kementerian Kominfo, Anang Latif di Jakarta, Selasa (14/12/2021).

"Dibutuhkan satelit Satria-2 dan Satria-3 yang rencananya masing-masing kapasitasnya 300 Gbps. Itu sekarang kita lakukan market sounding dengan berbagai macam metode pembiayaan kami coba, salah satunya KPBU, beberapa konsorsium negara lain juga bisa investasi di proyek ini," tuturnya.

Di samping untuk menyelimuti area yang belum tersedia akses ke dunia maya, peluncuran satelit internet sebagai cara agar kecepatan internet Indonesia makin ngebut dari sebelumnya.

Satelit internet akan melengkapi pembangunan jaringan tulang punggung fiber optik, yakni Palapa Ring atau yang dikenal dengan 'tol langit' yang sudah dibangun. Bakti Kominfo juga akan menghubungkan jaringan tersebut dengan Palapa Ring Integrasi yang akan dibangun nantinya.

Mahlan / may

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar

Hallobanua

Follow Instagram Kami Juga Ya