Menguji Koneksi 4G dan 5G Telkomsel Menjelang Nataru 2022

sumber: detik.com

info.hallobanua.com - Momen Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2022 diprediksikan akan mengalami lonjakan trafik internet. Telkomsel pun telah ancer-ancer menyiapkan kualitas layanan miliknya agar pelanggan tidak kesulitan dalam berselancar di dunia maya.

Sepanjang Nataru kali ini, dibandingkan hari biasa, Telkomsel memproyeksikan trafik layanan data (payload) akan mengalami peningkatan sebesar 8,38% dan malam Tahun Baru 2022 melonjak hingga 15,08%, dengan total payload diprediksi mencapai 45.877 TB.

Prediksi tersebut tak terlepas dari perubahan perilaku pelanggan selama masa pandemi virus Corona (COVID-19) yang aktivitasnya banyak menggunakan layanan digital, seperti media sosial, pesan instan, streaming video, mobile gaming, browsing, maupun e-Commerce.

Menghadapi lonjakan trafik internet tersebut, Telkomsel menyiapkan kualitas jaringannya, baik itu 4G maupun 5G yang diluncurkan pada Mei 2021 lalu. Sebagai informasi, Telkomsel merupakan operator seluler pertama yang menggelar layanan 5G di Indonesia.

Untuk mengetahui koneksi 4G dan 5G Telkomsel jelang Nataru 2022 ini, uji coba kemudian dilakukan dengan menggunakan aplikasi Speedtest, Rabu (15/12/2021)

Hasilnya terlihat kecepatan internet 4G Telkomsel untuk download 134 Mbps dan upload 22,5 Mbps. Sedangkan, kecepatan internet 5G Telkomsel melesat hampir lima kali lipatnya menyentuh di angka 559 Mbps untuk download dan 71,5 Mbps untuk upload.

Pengujian koneksi 4G dan 5G Telkomsel ini juga dilakukan dengan memutar video yang kualitas layarnya 4K. Tampak dengan jelas bahwa akses internet jaringan seluler generasi kelima lebih smooth dan jernih.

Pengujian berikutnya dengan mengunduh film ukuran 2 GB. Butuh waktu hanya 1 menit 8 detik untuk merampungkan keseluruhan download dengan menggunakan jaringan 5G. Sementara itu, jaringan 4G jauh ketinggalan dan lama untuk mengunduh secara utuh file film tersebut.

Telkomsel mendeteksi ada 471 Point of Interest (POI) yang tersebar di seluruh Indonesia, mencakup 124 area residensial, 266 area spesial (alun-alun dan pusat perbelanjaan), 5 rumah sakit utama penanganan COVID-19, 6 tempat ibadah, serta 70 titik strategis utama lainnya di tiap provinsi (meliputi titik jalur distribusi logistik seperti bandara, pelabuhan, stasiun, jalan raya utama, rest area, serta fasilitas umum lainnya).

Upaya penguatan kualitas dan kapasitas hingga cakupan jaringan di POI tersebut, Telkomsel mengoperasikan lebih dari 132.000 unit BTS 4G/LTE baru dengan tambahan 53 unit Compact Mobile BTS (COMBAT), meningkatkan kapasitas gateway internet menjadi 7.262 Gbps.

Selain itu memperkuat lebih dari 2.300 BTS USO berteknologi 4G/LTE di wilayah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar), dan perbatasan negara, melengkapi lebih dari 247.000 BTS Telkomsel yang sudah beroperasi melayani lebih dari 95% wilayah populasi di seluruh pelosok negeri.

Mahlan / may

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar

Hallobanua

Follow Instagram Kami Juga Ya