Benarkah Tren Thrift Shop dan Vintage Fashion Lebih Ramah Lingkungan?

sumber: fashion.kompas.com

info.hallobanua.com - Thrifting atau fashion yang merunut pada gaya vintage sedang jadi tren di kalangan anak muda saat ini.

Melansir dari PARAPUAN, rupanya tren ini dipengaruhi oleh perilaku generasi Z yang dinilai lebih sadar akan dampak buruk limbah pakaian terhadap kerusakan lingkungan.

Di saat yang bersamaan, gen Z adalah generasi yang memiliki kebiasaan berbelanja yang tinggi. Maka tak heran apabila gen Z mulai beralih pada pilihan fashion yang lebih ramah lingkungan, misalnya seperti membeli pakaian thrift (bekas) atau vintage.

Berdasarkan data Medium, diperkirakan sebanyak 46 persen gen Z berbelanja barang bekas pada tahun 2019.

Sementara itu, melansir The Week, gen Z menganggap bahwa thrifting merupakan jawaban atau solusi bagi mereka yang gemar berbelanja, tetapi tetap ingin peka terhadap kelestarian lingkungannya.

Kendati demikian, kecenderungan generasi Z untuk berbelanja pakaian thrift atau vintage fashion nyatanya bukan hanya karena alasan kelestarian lingkungan saja loh.

Pasalnya menurut temuan Deloitte, minat gen Z untuk membeli pakaian thrift atau vintage juga dilatarbelakangi oleh masalah keuangan. Banyak dari generasi ini tumbuh dengan kondisi finansial yang cukup sulit.

Sementara thrift atau vintage fashion, yang biasanya dijual dengan harga terjangkau, dianggap bisa menjadi solusi bagi mereka yang ingin berbelanja pakaian tanpa harus menguras kantong, namun tetap menerapkan gaya hidup yang lebih ramah lingkungan.

Arif / may

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar

Hallobanua

Follow Instagram Kami Juga Ya