5 Fakta Film Marley yang Sentil Fenomena Perdagangan Anjing



sumber: kompas.com

 Info.hallobanua.com - Marley merupakan film yang menggunakan anjing pitbull sebagai pemeran utamanya. Film yang diproduseri oleh Denny Siregar dan disutradarai oleh M Ainun Ridho ini akan tayang di seluruh bioskop Indonesia pada Kamis (17/3/2022).

 Film ini dibintangi Tyas Mirasih dan Tengku Tezi, mengisahkan persahabatan antara manusia dan anjing.

 Berikut beberapa fakta menarik seputar film Marley:

1. Dilatarbelakangi perdagangan anjing untuk santapan Marley adalah gagasan ide dari Denny Siregar yang baru pertama kali memproduseri sebuah film.

 Film tersebut dilatarbelakangi keprihatinan Denny terhadap maraknya perdagangan anjing saat ini untuk dijadikan santapan.

 Meski demikian, filmnya tak bercerita tentang perdagangan anjing. Melainkan hanya mengambil ilustrasi dari perdagangan anjing tersebut.

 “Awalnya kami mau bikin film tentang kerasnya dan kejamnya perdagangan anjing cuma kami mikir kalau kami tunjukkan kejam begitu film ini tidak akan sampai,” ujar Denny saat Gala Premiere film Marley di CGV Grand Indonesia, Senin (14/3/2022).

“Padahal kami inginnya kecintaan terhadap anjing dimulai dari anak-anak kecil dulu. Jadi kami mencoba menyampaikan kecintaan terhadap makhluk gitu ya.

 Kalau orang dewasa sulit bicara tentang kecintaan karena mereka sudah menentukan pilihan. Tapi yang ingin disampaikan dari anak kecil ini bahwa anjing adalah makhluk yang setia,” lanjut Denny.

 Film ini dikemas dengan banyak mengambil kisah tentang persahabatan antara anjing dan manusia.

Lewat film Marley, Denny ingin berpesan untuk mencintai hewan peliharaan termasuk anjing. Sehingga harapannya masyarakat yang memakan daging anjing bisa berkurang.

2. Tengku Tezi jalin chemistry dengan anjing pitbull 1,5 bulan Dalam film Marley, Tengku Tezi berperan sebagai Pak Doni, seorang guru matematika yang bersahabat dengan anjing pitbull.

Untuk menjalin kedekatan dengan anjing pitbull bernama asli Becky ini, Tengku Tezi butuh waktu 1,5 bulan.

Awal-awal, kata Tezi, memang sangat sulit menjalin kedekatan. Namun, Tezi perlahan mengambil hati Becky.

 Mulai dari mandi bersama, menginap, hingga bermain akrab dengan Becky. Sampai satu setengah bulan akhirnya chemistry Tezi dengan Becky terjalin.

Becky mau mengikuti semua perintah dari Tezi.

"Dia lucu banget sih, sekarang sayang banget. Masih sering main, masih inget dia (Becky), kalau saya siulin dia sudah ngerti (harus berdiri)," tutur Tezi.

3. Pertama kalinya Tyas Mirasih main film bareng pitbull Sama seperti Tezi, Tyas Mirasih juga mengaku ini adalah film pertama ia harus berhadapan dengan anjing.

Apalagi anjing yang memerankan karakter Marley adalah anjing pitbull. Hal itu membuat Tyas mulanya takut. Namun, perlahan Tyas mulai jalin kedekatan dengan anjing pitbull tersebut.

“Pas ketemu memang enggak kelihatan kayak anjing pitbull yang galak, langsung pelukan, langsung dekat-dekat. Takutnya hilang semua,” kata Tyas.

“(Pas kenal) Ini mah kayak pudel bentuknya aja pitbull hatinya pudel,” lanjut Tyas.

4. Tengku Tezi dan Tyas Mirasih tak sulit jalin chemistry Dalam film Marley, Tengku Teza dan Tyas Mirasih dikisahkan saling suka satu sama lain.

 Teza sebagai Pak Doni, guru matematika yang asyik tetapi pintar.

Sementara, Tyas adalah Vina, guru bahasa inggris yang punya satu anak bernama Niko.

Keduanya merasa tak sulit untuk beradu akting karena Tengku dan Tyas langsung masuk ke karakter begitu di lokasi syuting.

 "Aku sama Tezi tuh enggak lama dapat chemistry-nya, cuman dari awal sudah diposisikan aku bu Vina dia Doni, jadi panggilannya di lokasi manggil dia Doni," ucap Tyas Mirasih.

 "Aku keseharian di lokasi syuting jadi Doni banget lah, ketemu Tyas malu-malu manggilnya Vina, ketemu anjingnya juga takut-takut ya," timpal Tengku Tezi

5. Keuntungan didonasikan untuk tempat pemeliharaan anjing Di Instagram-nya, Tyas Mirasih beberapa waktu lalu mengungkap bahwa sebagian hasil penjualan tiket film Marley nantinya akan didonasikan untuk tempat penampungan hewan (shelter) yang membutuhkan. “Mari ‘Nonton sambil menyelamatkan Hewan’.

 Karena sebagian tiket hasil penjualan akan didonasikan untuk shelter-shelter yang membutuhkan,” tulis Tyas Mirasih di Instagram-nya.

rifai/may

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar

Hallobanua

Follow Instagram Kami Juga Ya